DETEKSI PSILOCIN URIN PADA MENCIT SWISS WEBSTER TERHADAP PEMBERIAN JAMUR PSILOCYBE CUBENSIS DOSIS BERTINGKAT.
Latar Belakang Salah satu jamur Psilocybin yang memberikan efek halusinasi yaitu Psilocybe cubensis.Senyawa yang terkandung didalamnya dapat memberikan efek psikologis, efek terhadap perilaku mapun syaraf tepi.efek terhadap syaraf tepi ini yang mengakibatkan efek halusinasi dan efek tersebut sama bahayanya dengan zat narkotika lainnya,maka dari itu deteksi untuk para pengkonsumsi jamur psilocybe cubensis diperlukan agar penyalahgunaan jamur psilocybe cubensis tersebut dapat dicegah. Tujuan Untuk mendeteksi zat psilocin dalam urin setelah pemberian ekstrak jamur Psilocybe cubensis dengan dosis bertingkat pada mencit jantan.MetodePengambilan sampel menggunakan metode Simple Random Sampling. Sampel yang digunakan adalah mencit jantan Swiss Webster berjumlah 20 ekor dengan kriteria inklusi tertentu yang dibagi menjadi 4, yaitu kelompok kontrol yang tidak diberi ekstrak Psilocybe cubensis, kelompok dosis rendah yang diberi ekstrak Psilocybe cubensis dengan dosis 0,75g/kg, kelompok dosis sedang dengan dosis 1,5g/kg, dan kelompok dosis tinggi dengan dosis 3g/kg. Masing-masing ekstrak diteteskan pada mencit sebanyak 1 kali sebelum penelitian dimulai.Setelah itu, urin ditampung pada masing masing kelompok,kemudian sample urin dibawa ke laboratorium forensik untuk dideteksi zat yang terkandung didalam sampel urin yang telah diberi ekstrak jamur dengan menggunakan Gass Chromatography-Mass Spectrometri.HasilTidak dapat menemukan zat psilocindidalam urin setelah pemberian ekstrak jamur psilocybe cubensis dosis bertingkat.Kesimpulan padapemberian ekstrak jamur psilocybe cubensis pada dosis bertingkat tidak ditemukan adanya zat psilocin didalam urin mencit.